GSMS (GERAKAN SENIMAN MASUK SEKOLAH) SD NEGERI 47 KOTA BENGKULU

Bismillahirahmanirrahim
Assalamuallaikum wr wb
Hay Apa kabar? Sebuah kabar kuharap semua dalam keadaan bahagia dan baik-baik saja :)
Semoga selalu sehat dalam lindungan-Nya
Teman-teman tau nggak apa itu GSMS???
Ya, benar banget GSMS itu adalah Gerakan Seniman Masuk Sekolah (ada dijudul heheh)
Dimulai pada bulan Agustus 2018 hingga Desember 2018 menampilkan seni di aula Hotel Raflesia Pantai Panjang Bengkulu
BAB I
PENDAHULUAN


A.    LATAR BELAKANG

Kekayaan karya seni budaya yang tumbuh dan berkembang di masyarakat masing- masing suku bangsa, memiliki ciri sebagai penanda identitas daerahnya dan cerminan dari kearifan lokal. Keberagaman Seni Budaya tersebut perlu di fasilitasi dan diimplementasikan secara optimal di Sekolah dan di Masyarakat, sehingga kondisi ini menjadi perangkat (tools) nilai strategi untuk membentuk karakter dan Jati Diri Bangsa.

Sekolah sebagai institusi formal selama ini telah berusaha menjalankan fungsi akademisnya dengan mengembangkan aspek kognitif afektif dan psikomotorik secara seimbang. Namun demikian keseimbangan pada aspek lain yaitu sosial dan emosional harus di perhatikan pula. Keseimbangan tersebut merupakan hak anak sebagai peserta didik yang memiliki beragam kecerdasan, minat, bakat, sehingga mampu mengembangkan kecerdasannya secara komprehensif dan utuh (holistik). Hal ini sejalan dengan Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) yang diharapkan akan mampu menginspirasi, memenuhi pendidikan anak seutuhnya, untuk membangun iklim sekolah yang menyenangkan, mengasyikkan, mencerdaskan, dan menguatkan. Kegiatan GSMS diharapkan juga dapat menciptakan warga sekolah yang dapat mengapresiasi seni budaya dimasyarakatnya.      

Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) ini merupakan kegiatan yang dapat membantu dan menfasilitasi keterbatasan sekolah dalam menghadirkan guru seni budaya yang selama ini menjadi kendala disatuan pendidikan mulai dari SD dan SMP. Semangat Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) sebagai upaya Pemerintah yang bersifat menyeluruh dengan melibatkan warga sekolah dan masyarakat dapat menyaring budaya asing yang mengikis moral generasi muda dengan memicu dan memacu kapasitas seni budaya yang kaya dan beragam di Indonesia. Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) ini juga diharapkan dapat menjangkau untuk daerah-daerah yang termasuk daerah 3T (Tertinggal, Terluar,dan Terdepan). Sebagai sebuah model ditingkat Nasional, diharapkan kegiatan ini diadopsi oleh pemerintah daerah.

Sehubungan dengan hal tersebut, maka Direktorat Kesenian,Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengupayakan pembinaan kesenian melalui kegiatan Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS). Kegiatan ini merupakan implementasi dari kegiatan peningkatan kompetensi seni pertunjukan  (seni tari, seni musik,dan  seni teater), seni rupa, dan seni media ditingkat dasar. Sekaligus merupakan wujud pelaksanaan tugas dan fungsi Direktorat Kesenian yaitu sebagai fasilitator dan pemberi bimbingan bidang kesenian.

B.     TUJUAN GSMS

Adapun tujuan dari GSMS yaitu :
1.  Menumbuhkan minat bakat peserta didik dibidang seni budaya.
2.  Menjalin kerja sama dan sinergi antara sekolah dengan seniman.
3.  Menumbuhkan budaya sekolah yang sehat, menyenangkan, mengasyikkan, mencerdaskan, dan menguatkan.
4.  Membentuk karakter dan membangun sikap kreatif, apresiatif dan inovatif peserta didik.
5.  Meningkatkan ekosistem sekolah yang berbudaya.
6.  Melestarikan   ( melindungi,  mengembangkan, dan memanfaatkan)  seni budaya.

C.    RUANG LINGKUP GSMS

Materi Gerakan Seniman Masuk Sekolah meliputi :
1.    Seni Pertunjukan: Seni Musik, Seni Tari,  Seni Teater;
2.    Seni Rupa;
3.    Seni Media Baru;
4.    Seni Sastra.

Materi di atas bisa dilaksanakan hanya satu jenis seni atau kolaborasi beberapa jenis seni.


BAB II
PEMBAHASAN DAN HASIL


A.    DESKRIPSI KEGIATAN
Dalam Laporan ini, seniman melaporkan kegiatan dari pertemuan ke-1 sampai dengan pertemuan ke-27, dikarenakan seniman baru menjalankan kegiatan sampai dengan pertemuan ke-9 dengan rincian kegiatan sebagai berikut:

1.    Pertemuan Ke- 1
Pertemuan pertama diadakan pada Hari Sabtu, tanggal 25 Agustus 2018 di dalam kelas. Materi pembelajaran adalah: Seniman menjelaskan tentang mekanisme, tujuan dan manfaat program GSMS 2018, serta menentukan jadwal dan aturan yang disepakati. Sehingga pihak sekolah dan peserta didik dapat memahami mekanisme program beserta jadwal pelaksanaan.

2.    Pertemuan Ke- 2
Pertemuan kedua diadakan pada hari Jumat tanggal 31 Agustus 2018, di dalam kelas, materi yang di pelajari adalah Apresiasi Seni yaitu menonton beberapa pertunjukan seni, kemudian menjelaskan tentang unsur seni pertunjukan, perkembangan serta fungsi Seni Musik itu sendiri. Setelah menonton beberapa pertunjukan, terlihat siswa mendapatkan gambaran tentang tujuan pelatihan yang akan mereka jalani, sehingga dapat menambah motivasi siswa.

3.    Pertemuan Ke- 3
Pertemuan ketiga diadakan pada hari Sabtu tanggal 1 September 2018 di dalam kelas. Materi yang di pelajari adalah bagaimana bentuk gerakan dasar tari sehingga seniman memperagakan beberapa gerak dasar tari dan peserta didik mengikutinya. Lalu di pisahkan antara peserta didik sesuai dengan keahlian peserta didik. Mengajarkan dan mendampingi para peserta didik untuk mengetahui gerakan dasar tari lalu peserta didik mengikuti seniman dan mempratekkan beberapa gerakan dasar tari.

4.    Pertemuan Ke- 4
Pertemuan keempat diadakan pada hari Kamis tanggal 6 September 2018 di dalam kelas. Materi yang di pelajari adalah Mendalami gerakan dasar tari, yaitu Seniman membaca potensi setiap siswa dengan cara mengajaran dan mendampingi peserta didik untuk mengetahui gerakan dasar tari. Dalam hal ini seniman juga dibantu oleh pihak sekolah dengan memberikan referensi tentang kemampuan menari beberapa peserta didik yang berbakat. Sehingga mudah untuk menentukan kemampuan atau bakat peserta didik.

5.    Pertemuan Ke- 5
Pertemuan kelima diadakan pada hari Sabtu tanggal 8 September 2018 di dalam kelas. Materi yang di pelajari adalah merangkai tari. Seniman Mengajarkan dan mendampingi para peserta didik untuk dapat mengenal gerakan-gerakan tari persembahan dan mendemonstrasikan teknik dan gerakan dari seni tari persembahan (Praktik) serta Mengapresiasi karya seni tari daerah (Tari Persembahan) dengan diiringi musik tari persembahan, Pada pertemuan kali ini peserta didik dapat merangkai gerakan dasar tarian untuk menjadi satu kesatuan tarian yang utuh.

6.    Pertemuan Ke- 6
Pertemuan ke enam diadakan pada tanggal hari Sabtu, 11 September 2018 di dalam kelas, Materi yang di pelajari adalah merangkai tari. Seniman Mengajarkan dan mendampingi para peserta didik untuk dapat mengenal gerakan-gerakan tari persembahan dan mendemonstrasikan teknik dan gerakan dari seni tari persembahan (Praktik) serta Mengapresiasi karya seni tari daerah (Tari Persembahan) dengan diiringi musik tari persembahan, Pada pertemuan kali ini peserta didik dapat merangkai gerakan dasar tarian untuk menjadi satu kesatuan tarian yang utuh.

7.    Pertemuan Ke- 7
Pertemuan ke tujuh diadakan pada tanggal hari Kamis, 13 September 2018 di dalam kelas, Materi yang di pelajari adalah merangkai tari. Seniman Mengajarkan dan mendampingi para peserta didik untuk dapat mengenal gerakan-gerakan tari persembahan dan mendemonstrasikan teknik dan gerakan dari seni tari persembahan (Praktik) serta Mengapresiasi karya seni tari daerah (Tari Persembahan) dengan diiringi musik tari persembahan, Pada pertemuan kali ini peserta didik dapat merangkai gerakan dasar tarian untuk menjadi satu kesatuan tarian yang utuh.

8.    Pertemuan Ke- 8
Pertemuan ke Delapan diadakan pada tanggal hari Sabtu 15 September 2018 di dalam kelas, Materi yang di pelajari adalah merangkai tari. Seniman Mengajarkan dan mendampingi para peserta didik untuk dapat mengenal gerakan-gerakan tari persembahan dan mendemonstrasikan teknik dan gerakan dari seni tari persembahan (Praktik) serta Mengapresiasi karya seni tari daerah (Tari Persembahan) dengan diiringi musik tari persembahan, Pada pertemuan kali ini peserta didik dapat merangkai gerakan dasar tarian untuk menjadi satu kesatuan tarian yang utuh.dengan sikap dan tata cara yang benar.

9.    Pertemuan Ke- 9
Pertemuan ke Sembilan diadakan pada tanggal hari Sabtu 22 September 2018 di dalam kelas, Materi yang di pelajari adalah merangkai tari. Seniman Mengajarkan dan mendampingi para peserta didik untuk dapat mengenal gerakan-gerakan tari persembahan dan mendemonstrasikan teknik dan gerakan dari seni tari persembahan (Praktik) serta Mengapresiasi karya seni tari daerah (Tari Persembahan) dengan diiringi musik tari persembahan, Pada pertemuan kali ini peserta didik dapat merangkai gerakan dasar tarian untuk menjadi satu kesatuan tarian yang utuh.dengan sikap dan tata cara yang benar.

B.     FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT
     Dalam pelaksanaan GSMS ini ada beberapa hal yang Mendukung pelaksanaan kegiatan, diantaranya :

1.    Kepala sekolah dan guru seni budaya sangat antusias dalam kegiatan ini;
2.    Peserta didik sangat bersemagat dalam kegiatan dan memiliki kempampuan musikal yang tergolong sangat baik dan merata;
3.    Assisten seniman beserta operator sangat mendukung dari pada kegiatan.

     Dalam pelaksanaan GSMS ini ada terdapat beberapa hal yang Menghambat pelaksanaan kegiatan, diantaranya :

1.    Beberapa sarana prasarana tambahan untuk melaksanakan kegiatan tambahan masih sangat kurang, seperti alat speaker yang kurang memadai;
2.    Waktu pelaksanaan yang kurang kondusif dikarenakan banyaknya kegiatan ekstrakulikuler sekolah yang ada disekolah;
3.    Keadaan alam (cuaca hujan) sering kali menghambat kegiatan di luar kelas. Namun seniman berupaya kreatif dalam memberikan materi dalam keadaan hujan.



BAB III
PENUTUP

                   KESIMPULAN
Seluruh kegiatan GSMS selama pertemuan dari pertemuan ke-1 sampai dengan ke-9 berjalan dengan lancar serta  antusias dari para peserta didik SD Negeri 47 Kota Bengkulu yang  sangat bersemangat. Seniman sangat mengapresiasi peran serta sekolah yang sangat mendukung kegiatan


SARAN
Bagi seniman hendaknya seniman lebih aktif dan kreatif dalam memberikan materi. Sedangkan untuk pelaksana kegiatan terkhusus kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan hendaknya memonitoring kegiatan yang di lakukan oleh seniman. Dan peran serta pemerintah sangat di butuhkan agar kegiatan GSMS dapat berjalan dengan baik.




Komentar

Postingan Populer